kali ini saya akan menuliskan sebuah puisi.
puisi yang akan membawa anda kesebuah kesadaran dimana anda akan merasa kalau anda sadar.
cekidooot...
Pohon depan Rumah
Pohon depan rumah..
merindangkan separuh tubuh dari sang surya
meneduhkan separuh simponi dari tubuh yang tlah renta
menjelma menjadi kehidupan di cakrawala.
menjaga kenangan yang perlahan tlah sirna.
pohon depan rumah
terima kasih..
tlah kau berikan semua
kenangan kenangan yang tak kan terlupa
yang begitu beharga seharga tidak berharga
oh pohon depan rumah
usiamu
meresahkan bagaikan tabu
tua renta rantingmu
tapi kini kau telah musnah
musnah oleh tangan tangan manusia
manusia yang berwawasan rendah
yang tidak tau akan kau ada
terima kasih pohon depan rumah
kau adalah yang berharga
kau adalah warisan dari sang pujangga
yang telah melindungi tanah airnya.
created by: Moch. Nur Jamil
yah itulah sejengkal puisi dari si pemilik pohon depan rumah..
yang pohonnya telah ditebang.
sekarang pohon itu suda tidak ada lagi.
jujur saya pemilik pohon itu pribadi tidak ingin pohon itu diptong tapi karna suatu hal saya harus merelakan pohon itu untuk selamanya.
yah itulah sekilas cerita dari pohon depan rumah.
puisi yang akan membawa anda kesebuah kesadaran dimana anda akan merasa kalau anda sadar.
cekidooot...
Pohon depan Rumah
Pohon depan rumah..
merindangkan separuh tubuh dari sang surya
meneduhkan separuh simponi dari tubuh yang tlah renta
menjelma menjadi kehidupan di cakrawala.
menjaga kenangan yang perlahan tlah sirna.
pohon depan rumah
terima kasih..
tlah kau berikan semua
kenangan kenangan yang tak kan terlupa
yang begitu beharga seharga tidak berharga
oh pohon depan rumah
usiamu
meresahkan bagaikan tabu
tua renta rantingmu
tapi kini kau telah musnah
musnah oleh tangan tangan manusia
manusia yang berwawasan rendah
yang tidak tau akan kau ada
terima kasih pohon depan rumah
kau adalah yang berharga
kau adalah warisan dari sang pujangga
yang telah melindungi tanah airnya.
created by: Moch. Nur Jamil
yah itulah sejengkal puisi dari si pemilik pohon depan rumah..
yang pohonnya telah ditebang.
sekilas tentang cerita pohon itu...
pohon itu ditanam oleh bibi saya pada saat beliau belum menikah pohon itu memiliki banyak jasa untuk keluarga saya. menjadi perindang rumah saya.selama berpuluh-puluh tahunsekarang pohon itu suda tidak ada lagi.
jujur saya pemilik pohon itu pribadi tidak ingin pohon itu diptong tapi karna suatu hal saya harus merelakan pohon itu untuk selamanya.
yah itulah sekilas cerita dari pohon depan rumah.
Sebuah puisi..
4/
5
Oleh
Moch Nur Jamil